UPT. PUSKESMAS PASIRIAN

11 November 2025   17 kali  
PUSKESMAS PASIRIAN RAIH PENGHARGAAN LUMAJANG INNOVATION AWARD (LIA) 2025 MELALUI INOVASI “DESI SHOLE
PUSKESMAS PASIRIAN RAIH PENGHARGAAN LUMAJANG INNOVATION AWARD (LIA) 2025 MELALUI INOVASI “DESI SHOLE

Lumajang, 11 November 2025 — Puskesmas Pasirian kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Kabupaten Lumajang. Melalui inovasi unggulan DESI SHOLEHA (Desa Siaga dengan Sholawat Kesehatan), Puskesmas Pasirian berhasil ditetapkan sebagai salah satu pemenang Lumajang Innovation Award (LIA) 2025 dalam Kategori I: Perangkat Daerah/Unit Kerja/BUMD sub kategori Pelayanan Publik, Tata Kelola Pemerintahan, dan Inovasi Lainnya.

Pengumuman resmi disampaikan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Lumajang melalui Surat Pengumuman Nomor 800/0604/427.71/2025, tertanggal 11 November 2025.

Proses Seleksi dan Penilaian yang Ketat

Pelaksanaan LIA 2025 melalui tiga tahapan penting:

  1. Seleksi Administrasi / Penilaian Tahap I pada 16–22 September 2025.

  2. Paparan Inovator / Seleksi Tahap II di hadapan Dewan Juri pada 8–9 Oktober 2025 dan 15–16 Oktober 2025.

  3. Pleno Tim Juri dan Penetapan Pemenang pada 4 November 2025.

Dari proses tersebut, inovasi DESI SHOLEHA yang dipaparkan oleh Moh. Riyan Basofi, S.KM. terpilih sebagai satu dari tiga inovasi terbaik dalam kategorinya, bersanding dengan “Bio Pro+” dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian serta “NGOPENI DESO” dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.

Tentang Inovasi DESI SHOLEHA

DESI SHOLEHA merupakan inovasi kesehatan berbasis pemberdayaan masyarakat dan nilai religius, menggabungkan konsep Desa Siaga dengan Sholawat Kesehatan sebagai metode penggerak perubahan perilaku. Program ini mendorong keterlibatan pemerintah desa, kader kesehatan, tokoh agama, dan masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kesiapsiagaan kesehatan melalui edukasi, gerakan hidup bersih dan sehat, serta kegiatan sosial keagamaan.

Inovasi ini dinilai memiliki keunikan, keberlanjutan, serta dampak yang luas dalam mendorong peningkatan partisipasi masyarakat menuju desa yang mandiri dalam bidang kesehatan.

Dukungan Dewan Juri

Tim Juri LIA 2025 terdiri dari:

  1. Dr. Mokh. Hariyadi Eko Romadon, S.Sos., M.Si

  2. Dr. Bekti Sawiji, M.Pd

  3. Vina Kurniawati, ST., ME

Ketiganya memberikan penilaian berdasarkan aspek kebaruan, manfaat, replikasi, efisiensi, dan keberlanjutan inovasi.

Komitmen Puskesmas Pasirian

Kepala Puskesmas Pasirian menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim dan pemerintah desa yang terlibat dalam menjalankan DESI SHOLEHA. Keberhasilan ini merupakan bukti kerja keras dan kolaborasi lintas sektor yang terus diperkuat selama beberapa tahun terakhir.

Beliau menegaskan bahwa penghargaan ini bukan akhir, tetapi menjadi pemicu untuk terus mengembangkan inovasi pelayanan kesehatan masyarakat yang lebih efektif, inklusif, dan berdampak.

Penutup

 

Dengan terpilihnya DESI SHOLEHA sebagai salah satu inovasi terbaik dalam LIA 2025, Puskesmas Pasirian semakin memperkuat perannya sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat. Inovasi ini diharapkan dapat direplikasi di desa-desa lain serta menjadi inspirasi bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Lumajang.

_Promkes-Puspa

Banyak Dibaca