UPT. PUSKESMAS PASIRIAN

17 Desember 2025   61 kali  
Penguatan Layanan Darurat dan Rawat Inap, Puskesmas Pasirian Jadi Lokasi Kaji Banding Pemkab Kediri
Penguatan Layanan Darurat dan Rawat Inap, Puskesmas Pasirian Jadi Lokasi Kaji Banding Pemkab Kediri

Lumajang – Puskesmas Pasirian Kabupaten Lumajang menerima kunjungan Kaji Banding dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri dalam rangka pembelajaran dan penguatan penyelenggaraan Puskesmas Rawat Inap, IGD 24 Jam, serta Pelayanan Darurat Medis/PSC 119, Rabu (17/12).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan, khususnya pelayanan kegawatdaruratan dan rawat inap di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama. Rombongan disambut langsung oleh Kepala Puskesmas Pasirian beserta jajaran, dengan suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi.

Dalam sambutannya, Kepala Puskesmas Pasirian menyampaikan bahwa pelayanan kesehatan di Puskesmas tidak hanya berorientasi pada jam kerja, tetapi harus siap hadir 24 jam penuh, terutama dalam kondisi darurat yang menyangkut keselamatan masyarakat. “IGD dan rawat inap adalah wajah kesiapsiagaan Puskesmas. Di sanalah kecepatan, ketepatan, dan empati diuji,” ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Puskesmas Pasirian dalam berbagi praktik baik. Kegiatan kaji banding ini diharapkan dapat menjadi ruang belajar bersama untuk memperkuat sistem pelayanan, terutama dalam penanganan kegawatdaruratan medis dan integrasi dengan PSC 119.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi tentang penyelenggaraan Puskesmas Rawat Inap dan IGD 24 Jam, yang memaparkan alur pelayanan, kesiapan sumber daya manusia, sarana prasarana, hingga sistem koordinasi rujukan. Sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung aktif, dengan pertukaran pengalaman dan gagasan antar peserta.

Sebagai penutup, rombongan melaksanakan peninjauan langsung ke Ruang Unit Gawat Darurat (UGD) dan Ruang Rawat Inap Puskesmas Pasirian. Melalui peninjauan ini, peserta dapat melihat secara nyata proses pelayanan, kesiapsiagaan tenaga kesehatan, serta dukungan fasilitas yang menunjang pelayanan 24 jam.

 

Kegiatan kaji banding ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kunjungan, tetapi juga memperkuat jejaring, kolaborasi, dan komitmen bersama dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.

Banyak Dibaca